<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Tanggapan untuk kalyANamandira</title>
	<atom:link href="http://kalyanamandira.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kalyanamandira.wordpress.com</link>
	<description>Pendidikan Masyarakat Kritis</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Oct 2009 10:36:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Konferensi Pers tentang UU BHP oleh adek</title>
		<link>http://kalyanamandira.wordpress.com/2009/01/13/konferensi-pers-tentang-uu-bhp/#comment-13</link>
		<dc:creator>adek</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 10:36:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kalyanamandira.wordpress.com/?p=113#comment-13</guid>
		<description>UU BHP merupakan produk atau keputuan politik yang baru dapat diubah dengan keputusan politik juga. Namun apakah DPR sekarang bisa meninjau kembali UU tersebut? Atau kita lihat kiprah mendiknas yang baru ya hehehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>UU BHP merupakan produk atau keputuan politik yang baru dapat diubah dengan keputusan politik juga. Namun apakah DPR sekarang bisa meninjau kembali UU tersebut? Atau kita lihat kiprah mendiknas yang baru ya hehehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Ke Mana Arah Pendidikan Nasional? oleh man blog personal</title>
		<link>http://kalyanamandira.wordpress.com/2009/10/08/ke-mana-arah-pendidikan-nasional/#comment-12</link>
		<dc:creator>man blog personal</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2009 15:49:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kalyanamandira.wordpress.com/?p=142#comment-12</guid>
		<description>pendidikan nasional kita sedang dijadikan alat untuk perang kepentingan yang justru semakin memperparah kualitas pendidikan kita. tetapi walaupun begitu pendidikan kita harus tetap mampu menjadikan negeri semakin bermartabat yang mampu menciptakan manusia seperti kodratnya dan bukan sebagai pemusnah, pengebom dan teroris..... semoga...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pendidikan nasional kita sedang dijadikan alat untuk perang kepentingan yang justru semakin memperparah kualitas pendidikan kita. tetapi walaupun begitu pendidikan kita harus tetap mampu menjadikan negeri semakin bermartabat yang mampu menciptakan manusia seperti kodratnya dan bukan sebagai pemusnah, pengebom dan teroris&#8230;.. semoga&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Konferensi Pers tentang UU BHP oleh Rizky</title>
		<link>http://kalyanamandira.wordpress.com/2009/01/13/konferensi-pers-tentang-uu-bhp/#comment-11</link>
		<dc:creator>Rizky</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Oct 2009 04:40:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kalyanamandira.wordpress.com/?p=113#comment-11</guid>
		<description>Kalo sudah seperti ini dimana RUU sudah Sah menjadi UU apa yang harus dilakukan, demo2 serasa tak digubris, ke MK juga tidak dipedulikan, lau apa langkah tepat dan kongkrit?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo sudah seperti ini dimana RUU sudah Sah menjadi UU apa yang harus dilakukan, demo2 serasa tak digubris, ke MK juga tidak dipedulikan, lau apa langkah tepat dan kongkrit?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menggugat Aspek Teknis Ujian Nasional oleh Agus Suhanto</title>
		<link>http://kalyanamandira.wordpress.com/2009/09/30/menggugat-aspek-teknis-ujian-nasional/#comment-10</link>
		<dc:creator>Agus Suhanto</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Oct 2009 01:52:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kalyanamandira.wordpress.com/?p=137#comment-10</guid>
		<description>hai,  senang bertemu Anda melalui blog ini saya &lt;a href=&quot;http://suhanto.com&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Agus Suhanto&lt;/a&gt;, tulisan yg bagus :) ... salam kenal yaa</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hai,  senang bertemu Anda melalui blog ini saya <a href="http://suhanto.com" rel="nofollow">Agus Suhanto</a>, tulisan yg bagus <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  &#8230; salam kenal yaa</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Pendidikan Liberal oleh Hidayatullah</title>
		<link>http://kalyanamandira.wordpress.com/2008/12/30/pendidikan-liberal/#comment-9</link>
		<dc:creator>Hidayatullah</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2009 02:20:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kalyanamandira.wordpress.com/?p=110#comment-9</guid>
		<description>Pendidikan liberal yang memberikan kebebasan terlampau jauh kepada individu tanpa menghiraukan dogma-dogma agama maupun sosial, harus ditinggalkan. karena konsep semacam itu terlahir dan tumbuh dari negara Barat yang tidak terdidik dengan ajaran agama dengan baik</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pendidikan liberal yang memberikan kebebasan terlampau jauh kepada individu tanpa menghiraukan dogma-dogma agama maupun sosial, harus ditinggalkan. karena konsep semacam itu terlahir dan tumbuh dari negara Barat yang tidak terdidik dengan ajaran agama dengan baik</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di kalyANamandira tentang Alam oleh V Savitri</title>
		<link>http://kalyanamandira.wordpress.com/2009/02/25/kalyanamandira-tentang-alam/#comment-8</link>
		<dc:creator>V Savitri</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 08:41:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kalyanamandira.wordpress.com/?p=121#comment-8</guid>
		<description>Tulisan ini mengingatkan penulis pada masa duduk di sekolah dasar. Di kelas 3 murid-murid diajak jalan (hanya) bersama bapak guru menjelajahi daerah pinggiran kota, untuk mengenalkan situasi kehidupan yang belum tentu sudah dikenal oleh anak didiknya. Berjalan menyusuri pematang menuju kebun karet untuk melihat dari dekat proses penadahan. Atau memperkenalkan bermacam makam (kaum kristen, muslim, Cina, TMP, krematorium). Turun ke sawah berbicara dengan petani, mengenali tanaman di sepanjang pematang (mengapa di tanam di sana), mengenali fauna sawah basah (keong sawah, ikan kecil-kecil, dll., bagaimana rasa dan khasiatnya, dlsb.) Di sepanjang jalan selalu ada saja tanaman yang belum dikenal oleh sebagian murid: beda antara pohon penghasil kapuk dan pohon kapas, pohon apel Jawa (masih adakah?), juga pohon berbagai jenis buah yang jarang ditemui di pasar.

Kemampuan memakai/memanfaatkan komputer bisa dipelajari dan dikuasai di usia dewasa, juga bila kita dikungkung di dalam 4 dinding tembok. Rasa cinta dan penghargaan terhadap lingkungan perlu diperkenalkan dan dipupuk dari kecil.

Wassalam,
V Savitri</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini mengingatkan penulis pada masa duduk di sekolah dasar. Di kelas 3 murid-murid diajak jalan (hanya) bersama bapak guru menjelajahi daerah pinggiran kota, untuk mengenalkan situasi kehidupan yang belum tentu sudah dikenal oleh anak didiknya. Berjalan menyusuri pematang menuju kebun karet untuk melihat dari dekat proses penadahan. Atau memperkenalkan bermacam makam (kaum kristen, muslim, Cina, TMP, krematorium). Turun ke sawah berbicara dengan petani, mengenali tanaman di sepanjang pematang (mengapa di tanam di sana), mengenali fauna sawah basah (keong sawah, ikan kecil-kecil, dll., bagaimana rasa dan khasiatnya, dlsb.) Di sepanjang jalan selalu ada saja tanaman yang belum dikenal oleh sebagian murid: beda antara pohon penghasil kapuk dan pohon kapas, pohon apel Jawa (masih adakah?), juga pohon berbagai jenis buah yang jarang ditemui di pasar.</p>
<p>Kemampuan memakai/memanfaatkan komputer bisa dipelajari dan dikuasai di usia dewasa, juga bila kita dikungkung di dalam 4 dinding tembok. Rasa cinta dan penghargaan terhadap lingkungan perlu diperkenalkan dan dipupuk dari kecil.</p>
<p>Wassalam,<br />
V Savitri</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di All Kinds of Feelings oleh Farlan</title>
		<link>http://kalyanamandira.wordpress.com/2008/12/26/all-kinds-of-feelings/#comment-7</link>
		<dc:creator>Farlan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2009 01:52:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kalyanamandira.wordpress.com/?p=29#comment-7</guid>
		<description>Maju terus home schoolingnya dunk, sudah sejauh ini saya pribadi blm bisa memberikan apa-apa terhap program ini, terutama buat pak jendral k. dan saya sangan berterima kasih atas bantuan dan suport buat saya trs maju, nuhun pisan kalyanamandira, atas ruang buat saya berkumpil.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maju terus home schoolingnya dunk, sudah sejauh ini saya pribadi blm bisa memberikan apa-apa terhap program ini, terutama buat pak jendral k. dan saya sangan berterima kasih atas bantuan dan suport buat saya trs maju, nuhun pisan kalyanamandira, atas ruang buat saya berkumpil.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di All Kinds of Feelings oleh rahadian p. paramita</title>
		<link>http://kalyanamandira.wordpress.com/2008/12/26/all-kinds-of-feelings/#comment-6</link>
		<dc:creator>rahadian p. paramita</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 17:50:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kalyanamandira.wordpress.com/?p=29#comment-6</guid>
		<description>Hehehe... Salam juga buat teman-teman. Sorry, saya ijin dulu niy... Kudu ngider heula yeuh...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hehehe&#8230; Salam juga buat teman-teman. Sorry, saya ijin dulu niy&#8230; Kudu ngider heula yeuh&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di All Kinds of Feelings oleh Darius</title>
		<link>http://kalyanamandira.wordpress.com/2008/12/26/all-kinds-of-feelings/#comment-5</link>
		<dc:creator>Darius</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 01:48:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kalyanamandira.wordpress.com/?p=29#comment-5</guid>
		<description>jika anda sebagai mahasiswa jangan pernah tidak punya bekal apa-apa jika ingin terlibat dalam kegiatan sosial. lebar euy... mari kita berbuat sesuatu. saatnyalah mahasiswa teh bangkit euy...

punten,(maaf ya)
salam ka Kang Amit. Kamana wungkul Atuh di Antos di  di samoja n kebonwaru tuk ngajar</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jika anda sebagai mahasiswa jangan pernah tidak punya bekal apa-apa jika ingin terlibat dalam kegiatan sosial. lebar euy&#8230; mari kita berbuat sesuatu. saatnyalah mahasiswa teh bangkit euy&#8230;</p>
<p>punten,(maaf ya)<br />
salam ka Kang Amit. Kamana wungkul Atuh di Antos di  di samoja n kebonwaru tuk ngajar</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di All Kinds of Feelings oleh Darius</title>
		<link>http://kalyanamandira.wordpress.com/2008/12/26/all-kinds-of-feelings/#comment-4</link>
		<dc:creator>Darius</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 01:44:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kalyanamandira.wordpress.com/?p=29#comment-4</guid>
		<description>ketidak berdayaan hal yang harus dimusnakhan, tidur adalah menepikan diri dalam juruang inteletualitas yang sepi. berdiri tegak bukan berarti lantang meneriakan kebenaran. berlari cepat bukan berarti lari dari sejuta masalah sosial didepan mata. berpangku tangan bukan bararti seorang pemikir yang handal.apa yang bisa dilakukan hari ini untuk orang lain lakukanlah, setidaknya hidup ini bisa bermanfaat bagi orang lain dari pada berbicara tanpa bekerja. jadilah hidup dalam diri yang lain, berikan ruang imajinasi kita pada lorong-lorong yang tak terhingga daripada kita bermimpi diatas bantal yang kotor, bau, serangga dan bernyanyi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ketidak berdayaan hal yang harus dimusnakhan, tidur adalah menepikan diri dalam juruang inteletualitas yang sepi. berdiri tegak bukan berarti lantang meneriakan kebenaran. berlari cepat bukan berarti lari dari sejuta masalah sosial didepan mata. berpangku tangan bukan bararti seorang pemikir yang handal.apa yang bisa dilakukan hari ini untuk orang lain lakukanlah, setidaknya hidup ini bisa bermanfaat bagi orang lain dari pada berbicara tanpa bekerja. jadilah hidup dalam diri yang lain, berikan ruang imajinasi kita pada lorong-lorong yang tak terhingga daripada kita bermimpi diatas bantal yang kotor, bau, serangga dan bernyanyi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
